Jenis Sablon yang Tepat Untuk Setiap Bahan Kaos

Gambar: screenprintbasics.com

Saat ini sablon kaos sudah menjadi salah satu media yang banyak digunakan untuk mengekspresikan karya dan opini kita. Kualitas suatu sablon juga dapat mendongkrak nilai jual suatu kaos. Tahukah Anda ada banyak jenis sablon yang tersedia di industri? Jenis sablon manakah yang paling tepat bagi kaos Anda? Mari simak ulasan kami di bawah ini.

Pengertian Sablon

Sablon merupakan salah satu teknik mencetak pada berbagai media seperti kain (kaos, dll), plastik, kertas, kaca, sebagainya dengan menggunakan alat bantu berupa screen sablon .

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya, ada banyak jenis sablon di industri, tetapi  yang populer digunakan di pasaran plastisol, rubber, Pigmen, discharge, flocking, foam, dll.

Ada juga jenis sablon modern yang menggunakan mesin dalam pengerjaannya atau juga sablon digital seperti Sablon DTG (Direct to Garment), Transfer to Paper, Sablon Digital Sublime, dll.

Pilih Sablon Manual atau Sablon Digital?

Berikut kami rangkum kelebihan dan kekurangan sablon manual dan sablon digital sebagai bahan pertimbangan bagi Anda untuk memilih.

Kelebihan Sablon Manual

  • Warna sablon lebih awet
  • Tersedia banyak teknik sablon dengan karakteristik berbeda
  • Cocok untuk produksi sablon dengan kuantitas banyak atau massal
  • Harga lebih murah untuk kuantitas banyak

Kekurangan Sablon Manual

  • Kurang cocok untuk menyablon dengan desain foto atau gambar wajah
  • Kurang bagus untuk menyablon desain yang menggunakan banyak warna
  • Proses pengerjaan lebih lama
  • Pengerjaan kaos dengan sablon manual biasanya dikenakan minimal order karena jika satuan biaya pengerjaannya akan lebih mahal
  • Sablonan akan rusak biasanya dalam kurun beberapa bulan setelah pemakaian dan pencucian berkali-kali

Selain sablon manual, sablon yang menggunakan mesin seperti sablon digital pun tetap memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri. Berikut ulasannya.

Kelebihan Sablon Digital

  • Mampu menghasilkan warna yang lebih variatif.
  • Bisa menyablon foto atau gambar yang kompleks.
  • Proses pengerjaan lebih cepat
  • Bisa membuat kaos satuan tanpa batas pemesanan.

Kekurangan Sablon Digital

  • Gambar kurang tahan lama (lebih cepat pudar), karena bergantung pada kualitas kertas transfer dan tinta untuk mencetak foto di kertas transfer.
  • Harga bisa lebih mahal, karena mahalnya kertas transfer dan investasi pada mesin press serta printernya.
  • Bahan kaos yang bisa digunakan kurang variatif. Salah satunya katun combed. Karena kaos bahan katun combed menghasilkan keuntungan yang lebih besar daripada jenis bahan lainnya.
  • Luas area sablon digital tidak bisa lebih besar dari luas kertas transfer yang umumnya berukuran A4.

 

Bahan Kaos dan Jaket

Gambar: ebay.com.au

Berikut bahan-bahan kaos yang umum digunakan di pasaran beserta jenis sablon yang paling cocok untuk bahan tersebut.

Bahan Cotton

Bahan kaos dengan bahan dasar Cotton seperti Combed, Carded, Cotton Bamboo, Cotton Modal sampai Cotton Supima sebenarnya bisa menggunakan jenis sablon apapun baik jenis sablon manual (Plastisol, Rubber, Superwhite, Pigmen, Discharge, Puffy Foaming, dll)  atau sablon digital.

Tetapi untuk sablon jenis Sublimation tidak bisa diaplikasikan di kain berbahan Cotton karena jenis sablon tersebut hanya bisa digunakan untuk kain berbahan polyester.

Warna bahan kaos juga sebenarnya bisa menentukan jenis sablon apa yang sebaiknya digunakan, terutama untuk warna-warna gelap ada beberapa konveksi yang menyarankan untuk tidak menggunakan sablon dengan jenis superwhite karena warna sablon bisa tembus ke kain seperti sablon discharge.

Bahan TC & CVC

Untuk kedua bahan dengan komposisi campuran serat Cotton dan Polyester ini beberapa praktisi sablon merekomendasikan untuk menggunakan sablon jenis Rubber.

Bahan TC mengandung komposisi polyester yang lebih banyak dan untuk sablon sublimasi atau sublimation memang harus menggunakan kain yang mengandung banyak polyester, tetapi hasil yang didapatkan jika menggunakan bahan TC kurang maksimal jika menggunakan kain Polyesternya langsung.

Bahan Pique (Bahan Kaos Polo)

Gambar: alexandra.co.uk

Kaos polo (wangki) biasanya menggunakan bordir dan tidak menggunakan sablon, karena hasil sablonnya tidak akan sebagus yang diaplikasikan pada bahan kaos oblong. Bila hendak mengaplikasikan sablon pada kaos polo kami menyarankan Anda menggunakan sablon dengan jenis Rubber. Sablon dengan jenis rubber dan bisa juga divariasikan dengan tekstur Flocking, Puffy atau Foaming.

Bahan Babyterry & Fleece (Bahan Jaket)

Gambar: craftsmanave.com

Seperti kita tahu, bahan jaket Baby Terry dan bahan jaket Fleece mempunyai tekstur kain yang cukup tebal karena fungsinya sebagai bahan untuk jaket atau sweater.

Untuk bahan jaket Baby Terry dan Fleece Anda bisa mengaplikasikan sablon jenis Rubber, Pigmen atau bisa juga menggunakan sablon Plastisol. Alternatif lain untuk membuat sweater Anda semakin unik bisa juga diaplikasikan bordir.

Sebaiknya sebelum memilih sablon apa yang tepat untuk kaos Anda, lebih baik Anda tentukan terlebih dahulu bahan apa yang ingin Anda gunakan, warna yang akan digunakan dan berapa budget produksi kaos Anda.

Karena seperti yang sudah kami bahas di atas, warna kain dan jenis kain cukup berpengaruh untuk menentukan jenis sablon apa yang tepat untuk bahan kaos Anda nantinya.

Sekian ulasan dari kami, semoga bermanfaat!

 

Sumber: https://knitto.co.id/blog/jenis-sablon-yang-tepat-untuk-setiap-bahan-kaos/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *